Dalam rangka meningkatkan kesiapan dan kualitas pelaksanaan seleksi calon guru, dosen Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Labuhanbatu mengikuti kegiatan Penyegaran Asesor Seleksi Masuk Calon Guru Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK). Kegiatan penyegaran di laksanakan rabu, 19 Agustus 2026 via zoom. Kegiatan ini di ikuti oleh 779 Dosen PPG di seluruh Indonesia. Adapun Dosen LPTK Universitas Labuhanbatu mengikuti kegiatan penyegaran Asesor ini yakni Rahmi Nazlia, M.Pd, Laili Habibah, M.Pd,Nurlina Ariani Harahap, M.Pd, Dr. Junita, M.Pd, Mila Nirmala Sari Hasibuan, M.Pd, Rohana, M.Pd yang terbagi menjadi 2 sesi.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan para asesor memiliki pemahaman yang selaras terkait mekanisme, instrumen, serta standar penilaian dalam proses seleksi masuk PPG Calon Guru Tahun 2026. Penyegaran asesor juga menjadi momentum untuk memperkuat kompetensi dan profesionalisme dosen dalam menjalankan tugas sebagai bagian dari proses seleksi calon guru.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta memperoleh pembaruan informasi dan penguatan pemahaman mengenai tahapan seleksi, prinsip asesmen, serta kriteria yang perlu diperhatikan dalam menilai calon peserta PPG. Kesamaan pemahaman ini diharapkan dapat mendukung proses seleksi yang objektif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kualitas calon guru.
Keikutsertaan dosen PPG Universitas Labuhanbatu dalam kegiatan penyegaran ini menunjukkan komitmen Universitas Labuhanbatu untuk terus mendukung peningkatan mutu penyelenggaraan PPG. Dosen tidak hanya berperan dalam proses pembelajaran dan pendampingan peserta, tetapi juga memiliki peran strategis dalam memastikan calon guru yang terpilih memiliki potensi, kompetensi, dan kesiapan untuk mengikuti pendidikan profesi secara optimal.
Melalui penguatan kapasitas asesor, Universitas Labuhanbatu berharap proses seleksi masuk PPG Calon Guru Tahun 2026 dapat menghasilkan calon peserta yang berkualitas dan memiliki komitmen kuat untuk menjadi pendidik profesional. Upaya ini sejalan dengan semangat peningkatan mutu pendidikan melalui penyiapan guru yang kompeten, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan pendidikan di masa depan.



