Dalam rangka mempersiapkan calon guru yang kompeten dan adaptif terhadap kebutuhan pembelajaran di era pendidikan modern, PPG Calon Guru Universitas Labuhanbatu melaksanakan kegiatan penyusunan dan pengembangan modul ajar. Kegiatan ini merupakan implementasi dari mata kuliah Perancangan dan Pengembangan Kurikulum yang menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran PPG, khususnya dalam membekali mahasiswa dengan kemampuan merancang perangkat pembelajaran yang sistematis, kontekstual, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Workshop dilaksanakan jumat, 07 Agustus 2026 di ruang belajar mahasiswa PPG Calon Guru.
Kegiatan tersebut menghadirkan praktisi pendidikan Toto Mulya,M.Pd sebagai narasumber yang memberikan penguatan dan pendampingan kepada mahasiswa dalam proses penyusunan modul ajar. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan pemahaman mengenai bagaimana merancang modul ajar yang sistematis, sesuai dengan tujuan pembelajaran, serta mampu menyesuaikan materi dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik.
Dalam penyampaiannya, Toto Mulya memberikan arahan mengenai pentingnya menyusun perangkat pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada materi, tetapi juga memperhatikan aktivitas peserta didik, metode pembelajaran, media, serta asesmen. Penyiapan dan pembuatan modul ajar diharapkan mampu memberikan terjemahanan capaian pembelajaran ke dalam kegiatan pembelajaran yang terstruktur. Modul yang disusun tidak hanya memuat materi pembelajaran, tetapi juga mencakup tujuan pembelajaran, langkah-langkah kegiatan, asesmen, media, serta sumber belajar yang relevan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa didorong untuk mengembangkan modul ajar yang kreatif dan inovatif dengan mempertimbangkan karakteristik peserta didik, lingkungan sekolah, serta perkembangan teknologi dalam pembelajaran. Proses penyusunan juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan reflektif sebagai bagian dari kompetensi profesional seorang guru.
Selain sebagai perangkat pembelajaran, modul ajar yang disusun diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk kesiapan mahasiswa dalam melaksanakan praktik pembelajaran di sekolah. Dengan perencanaan yang baik, calon guru diharapkan mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, bermakna, dan mendorong keterlibatan peserta didik secara optimal.



